FAQ NexaKuliner#
Apakah Elementor, ACF, atau WooCommerce diperlukan?#
Tidak. NexaKuliner memakai API dan penyimpanan native WordPress. WooCommerce tidak diperlukan karena pemesanan tema diarahkan ke WhatsApp, bukan checkout.
Mengapa arsip Menu, Paket, atau halaman detail 404?#
Simpan ulang Pengaturan > Permalink, lalu periksa konflik slug dan cache.
Mengapa Menu tidak tampil?#
Pastikan Menu telah diterbitkan, tidak berpassword, ditandai tersedia, dan cocok dengan filter aktif. Periksa juga batas item serta pilihan kurasi pada Homepage Builder. Promo kedaluwarsa tidak masuk koleksi Promo.
Mengapa tombol atau formulir WhatsApp tidak muncul?#
Periksa nomor WhatsApp default atau override. Gunakan format internasional berisi angka saja. Tombol mobile harus diaktifkan dari Settings dan sengaja tidak muncul pada halaman Menu cetak atau ketika tujuan tidak valid.
Mengapa perubahan font tidak terlihat?#
Pilihan font tetap memakai fallback sistem secara bawaan. Aktifkan pemuatan Google Fonts hanya bila kebijakan privasi situs mengizinkan permintaan eksternal, kemudian bersihkan cache.
Apa perbedaan Import Settings, Import Content, dan Demo Import?#
Import Settings memindahkan konfigurasi aman, Import Content mengelola Menu/Paket dari CSV/XLSX, sedangkan Demo Import memasang paket situs contoh. Ketiganya tidak dapat saling menggantikan.
Mengapa Demo Import ditolak atau hasil media tidak terlihat?#
Pastikan lisensi aktif, akun memiliki izin administrator, ekstensi PHP ZIP tersedia, dan file merupakan paket NexaKuliner yang valid. Jangan mengubah isi ZIP secara manual. Setelah impor, bersihkan cache dan regenerasi permalink. Jika perlu mengulang pada instalasi bersih, gunakan Remove Demo Content untuk sesi terbaru sebelum mengimpor kembali.
Mengapa aktivasi atau update gagal?#
Periksa license key, domain terdaftar, HTTPS, DNS, waktu server, firewall, serta koneksi keluar. Jangan mengirim license key atau password lewat screenshot.